Sabtu, 31 Maret 2012

PRESENTASI MENYENANGKAN (Edisi III/2012)


Oleh :
LK Budi Martini, SE.,MM.


Hampir semua orang yang pernah mengenyam pendidikan, minimal pendidikan sekolah lanjutan, pasti pernah mempunyai pengalaman melakukan presentasi di depan teman sekalas, audiens ataupun sekelompok orang. Perasaan  gugup, demam panggung, ketakutan, dan perasaan tertekan, lumrah dirasakan sesaat akan memulai presentasi.
Hampir pasti pula, nervous (perasaan gugup ini) dialami semua orang, bahkan yang telah berpengalaman berbicara di depan umum sekalipun.  Ada pakar yang mengatakan bahwa perasaan gugup ini muncul karena melemahnya rasa percaya diri. Ada juga anjuran agar kita mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum  presentasi, namun perasaan gugup itu tetap muncul.
Itu berarti, rasa gugup bukanlah hal yang bisa dihindari begitu saja. Jika perasaan seperti itu bisa diatasi dan ditangani secara baik, akan memberi nilai tambah dari presentasi yang dilakukan.
Berikut, tips menangani rasa gugup.
1.    Tenangkan Diri
Sementara kita menunggu giliran untuk presentasi, atur nafas. Tarik nafas dalam-dalam, kemudian keluarkan lambat-lambat. Keluarkan energi yang meletup-letup dalam dada melalui hembusan nafas yang teratur. Tenangkan pikiran dan emosi. Bila perlu pejamkan mata. Kumpulkan energi itu sebaik-baiknya. Jangan biarkan mengganggu ketenangan jiwa kita.
2. Kerahkan Energi
Lepaskan energi itu dari "kekangannya". Jika misalnya kita menjadi pembicara kedua atau ketiga, dan para audiens memberi applause pada pembicara sebelum kita, maka kita kerahkan energi dengan memberikan applause yang tak kalah meriah. Berdirilah dengan sigap. Berjalanlah dengan tegap dan mantap. Bila perlu hembuskan nafas lepas sambil berteriak kecil, "yes". Atau turut bertepuk tangan menyambut applaus dari audiens. 
3. Sebuah Energi Positif
Pahami bahwa perasaan gugup adalah energi positif.  Apa yang kita rasakan saat grogi? Dada berdebar-debar, keringat dingin mengucur, bibir bergetar, dan darah seolah mengalir lebih cepat. Pahami bahwa semua itu adalah sebuah dorongan energi yang meluap dari dalam diri kita. Tidak ada yang salah pada energi itu. Ia perlu disalurkan secara positif. Ia semestinya menjadi bahan bakar yang mendorong presentasi menjadi lebih baik. Kita bisa menggunakan energi itu untuk memantapkan penampilan kita.
4.    Bersikap “Nothing to Loose”
Keinginan kita untuk bersikap sebaik-baiknya mendorong munculnya perasaan grogi. Secara negatif, pikiran kita biasanya terbebani oleh ketakutan untuk membuat kesalahan, kekhawatiran akan gagal, kecemasan bila melakukan kekonyolan, dan berbagai bayangan negatif. Sebelum kita bisa menggunakan energi gugup itu secara positif, maka terlebih dahulu kita harus menetralisir emosi negatif tersebut. Bersikaplah "nothing to loose"; tak sesuatupun yang patut kita takutkan. Bila toh kita gagal, maka tidak sesuatu yang harus menjadikan kita begitu kehilangan.
5. Berbicaralah Keras dan Lantang
Bila kita berbicara lambat, maka bibir kita akan semakin gemetar, suara pun akan bergetar. Salurkan rasa gugup melalui suara yang keras dan lantang. Suara keras kita bukan hanya dapat mengatasi kecemasan, namun juga sarana menyalurkan energi tersebut. Ada baiknya kita menghafal teks pertama dari materi presentai, namun tetap bersikap wajar.
6. Diam
Kita dapat menyalurkan ketegangan dalam diri pada para audiens, yaitu dengan memulai presentasi dengan diam beberapa detik. Biarkan ketegangan terserap dan jadi ketegangan audiens. Bila kita merasa ketegangan di audiens sudah cukup meninggi, mulailah kita melakukan presentasi dengan sebuah pembukaan yang kuat, tajam dan lantang.
7. Lontarkan Humor yang Wajar
Lenturkan kegugupan dengan sebuah humor yang wajar. Kita memang perlu merencanakannya dengan baik, namun jangan sampai kehilangan spontanitas. Dan humor terbaik yang tidak akan melukai perasaan
siapapun adalah humor tentang diri kita sendiri.


Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, dan juga seorang Instruktur Kepribadian, Service Exellent, Komunikasi, serta Etika dan Kepribadian.
Bagikan

SAJIAN TERBARU LAINNYA