Sabtu, 28 Juli 2012

Yayasan Al-Ma’ruf Denpasar TERDEPAN DALAM PENDIDIKAN (Edisi VII/2012)

Sejarah pertumbuhan dan perkembangan Yayasan Al-Ma’ruf Denpasar, yang mengelola RA, MI, MTs, MA, SMK, PT, Ponpes, dan Madin (TPQ) dari masa ke masa secara fakta mengalami kemajuan dan peningkatan. Hal ini terbukti berdasarkan data pada PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), bahwa animo masyarakat untuk menitipkan dan mempercayakan putra-putrinya bersekolah pada setiap jenjang dan jenis  pendidikan yang diselenggarakan yayasan terus bertambah.

     Masyarakat memiliki alasan tersendiri memilih Lembaga Pendidikan Yayasan Al-Ma’ruf, yang beralamat di Jl. Angsoka Cargo Permai I/12 Ubung Denpasar ini sebagai tempat anak-anaknya dalam menimba ilmu, guna mempersiapkan mereka menuju masa depan. Logika membuktikan, bahwa satu alasan  -- yang kasat mata --  adalah bahwa prestasi, baik akademik maupun non-akademik, baik fisik maupun non-fisik yang diraih dan diupayakan Lembaga Pendidikan Yayasan Al-Ma’ruf pada masa akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan yang signifikan.

         Harus dipahami dan disadari bahwa skala prioritas dan titik fokus arah kebijakan nasional pendidikan sebagaimana terdapat dalam PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan hendaknya diupayakan bersama-sama agar dapat tercapai dan terwujud. Pendidikan di Yayasan Al-Ma’ruf sungguh-sungguh mengedepankan pemenuhan delapan (8) SNP (Standar Nasional Pendidikan) yang meliputi: Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian.

         Dengan demikian, beban dan tanggung jawab Lembaga Pendidikan Yayasan Al-Ma’ruf sebagai salah satu pemangku tugas ikut serta mencerdaskan anak bangsa makin terasa berat, namun mulia. Sudah menjadi kewajiban segenap komponen lembaga pendidikan khususnya personil pelaksana teknis yang menjadi ujung tombak pemikul beban tugas yang berat tersebut, yaitu para guru, karyawan, dan unsur pimpinan untuk memahami porsi tugas dan tanggung jawab masing-masing yang tidak lain adalah Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Semua itu diupayakan guna memenuhi standar nasional pendidikan dan standar pelayanan minimal “plus” pendidikan terhadap masyarakat.

Jenjang dan Jenis Pendidikan Komplit

    Al-Ma’ruf adalah satu-satunya yayasan di Denpasar, bahkan di Bali yang telah menyelenggarakan jenjang dan jenis pendidikan satu atap secara komplit. Mulai dari jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak (Roudhotul Athfal/RA), Sekolah Dasar (Madrasah Ibtida’iyah/MI), Sekolah Menengah Pertama (Madrasah Tsanawiyah/MTs), Sekolah Menengah Atas (Madrasah Aliyah/MA dan SMK Bina Madina), hingga jenjang Perguruan Tinggi (Sekolah Tinggi Agama Islam/STAI). Al-Ma’ruf juga menyelenggarakan jenis pendidikan non-formal sebagai pendukung, yaitu: Pondok Pesantren dan Madarasah Diniyah (TPQ).

    Madrasah Aliyah yang diselenggarakan terdiri dari Jurusan IPS dan IPA. Sedangkan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri dari Kompetensi Keahlian/Jurusan: Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Perbankan, Pemasaran, dan Multimedia. Sementara Sekolah Tinggi terdiri dari Program Studi S1: Kependidikan Islam dan Ekonomi Syari’ah.

Gedung Representatif

    Aktivitas pembelajaran seluruh jenjang pendidikan diselenggarakan satu atap, yakni di gedung yang representatif, dibangun di atas 2 (dua) lokasi tanah berseberangan, masing-masing seluas: lokasi timur (500 M2) dan barat (1.500 M2). Sementara Pondok Pesantren diselenggarakan di lokasi Jl. Cokroaminoto Gang Pucuk Sari Utara No. 1 Ubung Denpasar. Waktu pembelajaran pagi – siang hari, kecuali Sekolah Tinggi yang diselenggarakan sore - malam hari.

    Selain ruang kelas, Gedung juga dilengkapi sarana: (1) Ruang Perpustakaan Terpadu, (2) Ruang Pembelajaran Berbasis IT, (3) Koperasi/Kantin Yayasan, (4) Aula Pertemuan, (5) Ruang Micro/Peer Teaching untuk PT, dan (6) Ruang/Sarana pendukung lainnya. Sementara pada masing-masing jenjang juga dilengkapi dengan sarana-sarana seperti di atas, terutama untuk mendukung proses pembelajaran sesuai karakteristik jenjang.
                  
Garis-garis Besar Program dan Kegiatan (GBPK)   

    Bidang Kurikulum: Kurikulum Sekolah/Madrasah/RA dan Pondok Pesantren (KTSP), Pengembangan Silabus ber-Pendidikan Karakter, Kalender Akademik, Pemetaan SK/KD, Program Tahunan, Program Semester, Program Kerja Kurikulum, Penyusunan/Pengembangan RPP ber-Pendidikan Karakter, Pengembangan Bahan Ajar, Pengembangan Media Pembelajaran, KKM, Program Remedial dan Pengayaan, Kriteria Kelulusan dan Kenaikan Kelas, dan Program Diklat SDM Guru/Karyawan.

Bidang Kesiswaan: Kebijakan Pembinaan Kesiswaan, Program Kerja Kesiswaan, Program Kerja OSIS, Perumusan Tata Tertib Siswa, Kegiatan Ekstrakurikuler, Strategi Penanganan dan Pengendalian Siswa serta BP/BK, Pengaturan dan Penanganan Permutasian Siswa

    Bidang Sarana dan Prasarana: Program Pengadaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana, Inventarisasi Sarana dan Prasarana, Penempatan, Penyimpanan, dan Pemeliharaan, Pengaturan dan Penggunaan.

    Bidang Hubungan Kerja Sama Masyarakat: Program Hubkermas, Analisis Penjalinan Kerja Sama dengan Dunia Usaha/Dunia Industri, Program Komite Sekolah/Madrasah/RA dan Pondok Pesantren, dan Pengaturan/Pengkoordinasian Hubkermas.

    Bidang Administrasi dan Ketatausahaan: Program Administrasi Sekolah/Madrasah/RA dan Pondok Pesantren (Tata Usaha), Administrasi Kurikulum, Administrasi Kesiswaan, Administrasi Sarana dan Prasarana, Administrasi Hubkermas, Administrasi Personalia/Kepegawaian, dan Administrasi lain-lain.

           Bidang APBS: Sosialisasi Penyerapan Dana/Biaya, Sosialisasi ke- APBS-an (dan perpajakan), dan Penyusunan Draf RAPBS.

    Bidang Personalia dan Kepegawaian: Program Pembinaan Guru dan Karyawan, Program Pengembangan Karir Guru dan Karyawan, Penempatan Tugas Tambahan, Pemetaan Kebutuhan dan Perekrutan Guru dan Karyawan Baru, Perumusan Tata Tertib Guru dan Karyawan, Penelaahan Komitmen-komitmen Pengembangan Kualitas  Sekolah/Madrasah/RA dan Pondok Pesantren, Telaah Alternatif Peningkatan Kesra Guru dan Karyawan (Koperasi, Kantin, dan lain-lain.).
Bagikan

SAJIAN TERBARU LAINNYA