Mie jawa yang biasanya banyak dijual di Jogja menjadi andalan tempat ini. Rasa mie jawa yang khas dengan kombinasi pas antara manis, gurih dan pedas membuat makanan ini bisa dinikmati oleh siapa saja. Tak ada rasa yang terlalu dominan sehingga bisa pas dengan lidah siapa saja.
Jika Anda seorang pecinta kuliner berbahan dasar mie, tentu tak akan melewatkan tempat yang satu ini. Mie Jogja Pak Karso, hadir dengan menyajikan olahan mie dengan cita rasa khas, dan dijamin membuat siapa saja puas. Jika selama ini mie yang Anda nikmati diolah dengan cara itu-itu saja, hal yang berbeda akan dtemukan di Mie Jogja Pak Karso. Jika Anda ingin menikmati makanan selain mie, juga bisa memesan nasi goreng yang rasanya juga tak kalah nikmat.
Anda yang menikmati mie di sini tak akan menyesal dan pasti bisa menemukan petualangan rasa yang berbeda. Tak hanya rasa yang akan memberikan kepuasan, dari sisi kualitas juga tak perlu merasa khawatir. Jika selama ini mie selalu identik dengan penggunaan pengawet maupun berbagai zat kimia lain yang tak jarang berbahaya bagi tubuh, hal semacam ini tak akan ditemukan pada Mie Jogja Pak Karso.
Januji, Manager Mie Jogja Pak Karso mengungkapkan, ia dapat memberikan jaminan terhadap rasa dan kualitas, karena mie yang digunakan bukanlah buatan pabrik. Mie yang digunakan untuk setiap menu yang disajikan dibuat sendiri dalam jumlah yang terbatas.
Diungkapkan, mie yang disajikan selalu dibuat dengan bahan yang terstandar dan hanya digunakan untuk satu hari saja. “Mie yang akan disajikan dibuat sendiri dan hanya digunakan untuk satu hari saja. Kalau masih ada sisa, tak bisa kita gunakan keesokan harinya. Rasanya sudah jauh berbeda, ini karena mie yang dibuat tanpa menggunakan pengawet, sehingga tak tahan lama,” ungkapnya.
Hanya saja karena mie dibuat sendiri, maka tempat yang terletak di seputaran Renon, tepatnya depan rumah makan Wong Solo ini, baru buka pukul 12.00 siang. Ini dikarenakan proses pembuatan mie mulai dari pengadonan, pemotongan hingga proses perebusan memerlukan waktu yang cukup lama. Mie juga tak bisa dibuat sembarangan, agar tak mudah rusak.
Mie Jogja biasa disajikan sebagai mie goreng dan juga mie rebus atau mie ghodog. Mie yang disajikan telah dimasak dengan berbagai bumbu, kemudian disajikan dengan potongan kubis, daun bawang dan tomat. Untuk isiannya disediakan tiga pilihan yakni ayam, daging sapi dan seafood. Selain mie goreng dan mie ghodog, Anda juga bisa memesan ifu mie maupun nasi goreng. Menikmati Mie Jogja tak akan membuat Anda bosan. Setiap mencoba Anda akan semakin menikmatinya dan semakin tengelam dalam perpaduan rasanya yang khas.
Rela Menunggu
Meski mengusung nama daerah tertentu, ternyata penikmat Mie Jogja tak terbatas. Sejak dibuka di Bali pada 2007, Mie Jogja Pak Karso mendapat respon yang positif dari masyarakat. ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang setiap hari. Bahkan saat Galang Kangin mendatangi Mie Jogja, beberapa pelanggan mulai tampak menunggu sejak tempat ini belum dibuka.
“Setiap hari banyak pelanggan yang rela menunggu sampai tempat ini buka. Kami tentu tak bisa seperti tempat lain, karena masih harus menunggu mie matang. Apa yang dilakukan pelanggan bisa menjadi bukti kepuasan yang mereka rasakan. Rasa nikmat dihasilkan bukan hanya dari bumbu-bumbu yang digunakan, tetapi juga karena mie selalu dijamin fresh,” jelasnya.
Tak hanya pelanggan yang rela menunggu sampai tempat ini buka, saat malam juga tak jarang ada pelanggan yang kehabisan mie. Meski tempat ini buka sampai pukul 11 malam, seringkali mie habis sebelumnya. Jika ini terjadi, banyak pelanggan yang kemudian memesan nasi goreng sekadar untuk mengobati kekecewaan.
“Seringkali saat malam masih ada pelanggan yang datang untuk makan mie. Tapi tak jarang mereka harus kecewa karena tak bisa mendapatkan mie. Kalau mie sudah habis, kami tidak bisa langsung membuatnya karena perlu waktu yang cukup lama, tidak seperti memasak nasi. Bahkan banyak di antara mereka yang datang dari jauh seperti Nusa Dua,” tuturnya.
Dari sisi harga, Anda juga tak perlu khawatir. Makanan yang disajikan di sini dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau, berkisar Rp 17 - Rp 20 ribu. Tentu harga yang sesuai jika dibandingkan dengan rasa dan juga kualitas yang didapatkan. Rata-rata dalam sehari terjadi sampai 200 transaksi, dan jumlah ini meningkat saat hari libur.
Sambutan positif masyarakat terhadap kehadiran Mie Jogja Pak Karso tak hanya terjadi di Bali, yang merupakan cabang ke-11. Mie Jogja yang saat ini telah memiliki 24 cabang di seluruh Indonesia, selalu disambut hangat. Mie yang disajikan di setiap cabang juga dijamin memiliki rasa dan kualitas sama sesuai dengan standar dari franchisor.
Saat hari-hari biasa, pengunjung biasanya ramai ketika makan siang. Biasanya mereka merupakan pelanggan tetap dari Mie Jogja Pak Karso. Sementara saat akhir pekan dan liburan, biasanya tempat ini semakin ramai ketika sore menjelang hingga malam hari. Bahkan karena keunikan rasanya, tak jarang stand Mie Jogja juga diboyong dalam berbagai acara baik yang dilaksanakan oleh instansi maupun perorangan.
Jadi, bagi Anda yang tak ingin melewatkan kelezatan Mie Jogja, sebaiknya datang saat siang agar tak kehabisan. Dijamin Anda puas dan ketagihan menikmati keunikan rasanya. Anda juga tak perlu khawatir, mie yang satu ini dijamin fresh tanpa pengawet maupun zat kimia berbahaya lainnya. Jadi selain enak sehat juga. (ayu)